Beranda Jakarta Banjir Mengepung Lebih dari 100 Titik di Wilayah DKI Jakarta

Banjir Mengepung Lebih dari 100 Titik di Wilayah DKI Jakarta

79
0

Nusantara Satu-Hujan yang melanda di DKI Jakarta dan sekitarnya sejak malam pergantian tahun hingga Rabu pagi, tanggal 1 Januari 2020, membuat tinggi permukaan pintu air di Jakarta meningkat. Dan tak terelakan lagi, banjir pun mengepung lebih dari 100 titik di wilayah DKI Jakarta.

Organisasi Akhwat Pondok Pesantren Suryalaya, yaitu Ibu Beres Laku Lampah  (Ibu  Bella) Jakarta dengan segera melakukan aksi cepat tanggap dalam bencana banjir DKI Jakarta selama 7 hari berturut di 2 daerah titik banjir, yaitu Rawajati – Kalibata dan Pejaten.

Bantuan yang diberikan kepada para korban banjir berupa: nasi box, baju-baju layak pakai, mukena, Al-quran, sajadah, kasur lipat, keperluan bayi, baju seragam sekolah. Kemanusiaan itu tumbuh tanpa sekat; ia hadir dari keajaiban nurani kita; ia tak mengenal musim.

Begitulah rasanya motivasi yang terbilang paling pas dari gerakan organisasi wanita Ibu Bella Jakarta Pondok Pesantren Suryalaya; yang memiliki lambang Bunga Teratai Putih.  Syeikh Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin atau yang populer dengan nama Abah Anom  mendirikan dan memberi nama perkumpulan Ibu Bella dengan simbol dan arti yang sangat dalam.

Yang jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, berarti ibu-ibu yang memiliki perilaku baik lahir batin. Baik dalam bertindak, berpikir, bertutur kata dan beribadah sesuai dengan pengamalan dari amalan Pondok Pesantren Suryalaya yang terdapat di dalam Tanbih.

“Selama tujuh hari para aktivis Ibu Bella Jakarta mengumpulkan donasi, menyiapkan kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan oleh masyarakat korban banjir, juga menyalurkannya secara langsung tanpa henti. Bahkan dengan curah hujan Jakarta yang masih dalam prakiraan lebat dan tiada henti, tak menghentikan langkah  Ibu Bella Jakarta dalam meringankan beban korban banjir, khususnya di wilayah DKI Jakarta,” ujar Hj. Lina Usman selaku Ketua Ibu Bella Jakarta. (IS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here