Beranda Palembang Diharapkan Pemerintah untuk Membantu Korban Kebakaran

Diharapkan Pemerintah untuk Membantu Korban Kebakaran

102
0

Nusantara Satu-Kebakaran yang terjadi pada Sabtu, Malam Minggu (5/10) di lorong Gapsah, RT 04 RW 03, No. 255, Kelurahan 18 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, menghabiskan satu Bedeng dan atap rumah, dengan jumlah 2 Kepala Keluarga (KK) dan 7 jiwa.

Suryani, Korban kebakaran, sekaligus ketua RT 03, mengatakan, kejadian kebakaran sekitar pukul 20.30 WIB dan api bisa di jinakan pada 22.00 WIB.

“Aku tidak tau persis jam berapa kejadian kebakaran. Kemungkinan terjadi kebakaran pada pukul 20.30 dan api padam pada 22. 30 WIB. Api pacak mati, karena ado 8 Unit Mobil pemadam kebakaran yang ke sini untuk memadamkan api. Aku idak tahu, api berasal dari mano. Yang aku tau, atap rumah kami ini habis di lalap oleh api. Harapan kami kepada pemerintah untuk membantu membenahi atap rumah kami yang terbakar,”ungkapnya, Senin (7/10).

Sedangkan menurut Pelaksana tugas (Plt) Lurah 18 Ilir, Arischa Indah, SE, MM, mengatakan di harapkan bantuan dari Dinas Sosial, Tagana dan instansi terkait untuk membantu korban kebakaran.

“Terjadi kebakaran terjadi pada pukul 20.30 WIB. Api bisa di jinakan pada 22.30 WIB. Menghabiskan satu buah bedeng dan atap rumah. Dengan jumlah 2 KK, dengan 7 jiwa. Untuk saat ini belum ada praduga yang belum bisa di simpulkan, karena pihak Kepolisian masih melakukan proses penyelidikan. Pemerintah Kelurahan 28 Ilir ini menghimbau jangan melakukan pembakaran sampah, karena kondisi sekarang ini dalam keadaan kering. Dan untuk kabel listrik yang tidak bagus, lebih baik di laporkan kepada pihak PLN,”katanya.

Sementara itu, Babinsa Kelurahan 18 Ilir, Koramil 06 Kamboja, Sertu Aminanto, mengatakan, untuk di musim sekarang ini, warga di himbau untuk tidak melakukan pembakaran. Karena posisi sekarang ini semuanya dalam keadaan kering dan rentan terbakar.

“Dari lanjutan Komandan kita, agar warga untuk berhati-hati dalam melakukan pembakaran. Jangan sembangan membuang puntung api rokok. Hati-hati dengan instalasi listrik yang kurang bagus, segera lapor ke petugasnya. Untuk wanita barhati-hati dengan api kompor. Untuk mematikan jika sedang mau keluar rumah,”ungkapnya.

Dan menurut Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) Kelurahan 18 Ilir, Albertus Ken, mengatakan, lebih berhati-hati warga untuk menjaga lingkungannya.

“Juga harus hati-hati dengan kabel listrik yang tidak beres. Jikga melihat hal tersebut, warga untuk melakukan pengawasan dan melaporkan hal tersebut jika melihat di salah satu rumah warga. Berdasarkan laporan warga, terjadi kebakaran pada hari Sabtu, Malam Minggu (5/10), pada 20.30 WIB dan api bisa di jinakan pada 22.00 WIB. Ada delapan mobil pemadaman kebarakan yang berhasil memadamkan api dan di bantu warga. Satu rumah yang terkena imbas, yang terbakar atapnya saja dan yang habis terbakar itu satu buah bedeng,”ujarnya. (Ajib)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here